SURABAYA HOTEL SCHOOL

School of Hotel Management

KERJA DI HOTEL TIDAK PERLU GELAR

sarjana Fakta di lapangan membuktikan bahwa banyak
perusahaan besar/ raksasa yang mempunyai
Reputasi serta prestasi yg hebat ternyata
dimiliki/ di kelola oleh orang2 yang tidak
“Bergelar“ tapi mereka adalah para
“Profesional” yg mempunyai “keahlian” khusus
di bidangnya serta “SIKAP MENTAL“  yang
tangguh guna mencapai Kesuksesan. Tapi
sebaliknya banyak orang yg gelarnya
ber-deret2  tapi “GAGAL“ mendirikan/
memimpin Perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa tidak selamanya mereka yg bergelar selalu lebih pintar. Orang yg pendidikan formalnya sedang2 saja tapi kalau suka belajar sendiri (otodidak) maka orang tsb akan bisa menjadi pintar dan mungkin akan lebih pintar dari orang yg gelarnya ber-deret2 tapi malas belajar (Maaf, banyak cara INSTANT untuk dapat gelar & banyak juga orang yang suka cari gelar tapi malas belajar). Orang2 Profesional memang tdk mementingkan Gelar, tapi hasil kerja yg bagus sbg bukti Profesionalitas dan Kompetensi/ Keahlian mereka yg sangat tinggi. Demikian juga kerja di Hotel/ bid. Perhotelan. Bukan Gelar yg di pentingkan tapi kemampuan seseorang melakukan/ menyelesaikan berbagai macam pekerjaan yang menjadi tugas & tanggung jawab mereka di Hotel.

Setiap orang yg baru mulai kerja di Hotel di tuntut memiliki kompetensi di salah satu bidang kerja di Hotel. Itulah sebabnya mereka perlu banyak latihan/ praktek ketika masih sekolah. Semakin Profesional maka semakin tinggi kompetensi/ keahlian yg dimiliki serta  semakin banyak pekerjaan yg bisa di selesaikan seseorang. Itu hanya bisa di peroleh dari tempat kerja bukan SEKOLAH. Makanya para Profesional tdk mementingkan Gelar karena mereka tahu Profesionalitas itu di peroleh dari tempat kerja bukan karena Gelar. Jangan berharap lulus sekolah langsung jadi Manager kecuali mendirikan Hotel sendiri.

Lalu apa kaitannya dengan Sekolah Perhotelan ???

Sekolah Perhotelan yg dikelola/ dipimpin oleh orang2 yg bukan ahli di bidang Perhotelan kemungkinannya sangat kecil bisa mencetak calon tenaga2 kerja yg berkualitas di bid.Perhotelan. Sekalipun gelarnya berderet2 tp kalau pengelola/ pimpinan Sekolah Perhotelan tersebut tdk pernah kerja di Hotel jangan harap bisa membuat mahasiswa jadi pintar & terampil karena mereka sendiri tidak menguasai bidang pekerjaan tersebut. Bukan hanya sekedar pernah/ masih kerja di Hotel, tapi kompetensi/ Keahlian2 apa yg di kuasai. Kalau hanya bicara karena baca buku, banyak orang yg bisa. Tapi tidak setiap orang bisa mengerjakan apalagi melatih orang lain untuk bisa mengerjakan pekerjaan2 tersebut sementara dirinya sendiri tdk pernah mengerjakannya. Akibatnya adalah kualitas lulusannya patut di ragukan, sulit cari pekerjaan, banyak yg menganggur, melamar kerja kesana kemari tdk di terima, dsb.

Kalau sudah seperti ini biasanya jumlah mahasiswanya makin lama makin sedikit/ menurun atau memang sejak awal jmlh mahasiswanya tdk pernah banyak. Kalau peminatnya sedikit, biasanya mahasiswa yg di jadikan korban. Jumlah & Kualitas prakteknya di kurangi, karena memang praktek2 yg memerlukan biaya besar sementara sekolah/ lembaga kesulitan Financial dalam menutupi biaya2 operasionalnya  sehingga mutunya semakin menurun.

Sekalipun Gelarnya ber-deret2 tapi kalau sudah gagal mengelola suatu usaha/ lembaga Pendidikan apa masih mau mengaku pintar & Profesional ?

18 Juni 2009 - Posted by | News & Event

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: